Kisah Novis OMI dan OP bermalam
minggu bersama
Sabtu, 27 September 2014 kami para
novis OMI diajak untuk pergi malam
mingguan bersama suster-suster novis OP di jalan Baciro, Yogyakarta oleh
Romo Ant.Sussanto, OMI. Ajakan yang aneh, tapi ternyata menyenangkan. Sejak awal
aku bertanya-tanya, “Apa jadinya Biarawan-biarawati malem mingguan bersama.”
Acara diadakan di Novisiat
suster-suster OP di jalan Baciro, Yogyakarta, lebih tepatnya di samping gereja
paroki Baciro.
Kami (Komunitas Novisiat OMI)
berangkat dari Blotan menggunakan mobil. Karena tidak cukup untuk semua, Romo
Santo, OMI dan Frater Alvin pergi menggunakan motor. Kami semua berangkat
bersama pukul 15.30 WIB.
Setibanya disana kami langsung
disambut oleh suara-suara Sopran, Sopranino dan Alto para suster-suster. Beda sekali
dengan suara kami yang rata-rata berwilayah Bass.
Kegiatan kami yang pertama adalah,
bersama-sama belajar membuat rosario sendiri. Bahan dan perlengkapan disediakan
oleh Komunitas Novisiat OMI, dan tutorial diberikan oleh para suster OP. Seru
sekali bisa punya rosario usaha dan buatan sendiri. Aku ingat seoarang temanku
di SWB pernah melakukan ini sendiri (Fr.Bernard, Pr) hahaha
Pukul 18.00 WIB kami mengadakan
perayaan Ekaristi bersama. Ekaristi dipimpin oleh Rm.Santo,OMI dengan
konselebran Rm. Sattu, OMI. Petugas koor dari Novisiat OMI ditambah dua orang
suster novis OP, diiringi oleh Grup Keroncong Novisiat, membawakan lagu-lagu
nuansa Keroncong dari Madah Bhakti.
Seusai perayaan Ekaristi kami makan
malam bersama di ruang makan. Saat itu tidak ada kecanggungan sama sekali. Kami
saling berbagi cerita sambil makan dengan suasana yang sangat hangat. Keakraban
cepat sekali terbangun diantara kami. Memang sebelumnya kami sudah saling kenal
saat Kursus Gabungan Novis (KGN) baik bagi Novis I maupun Novis II.
Yang paling ditunggu-tunggu adalah
acara rekreasi bersama. Masing-masing Novis OMI sudah menyiapkan cerita lucu
dan beberapa permainan yang biasa dimainkan bersama. Keceriaan saat itu sungguh
sulit dilukiskan dengan kata-kata. Tidak mau kalah, para suster pun ada yang
membawakan cerita lucu, ada juga menampilkan tarian daerah. Setiap ada yang
tampil, semua tampil dengan cukup percaya diri dan tidak tampak adanya kecanggungan
di antara kami semua baik Novis maupun para Formator
Sungguh pengalaman yang sangat
menyenangkan. Terima kasih kepada Rm.Santo,OMI dan Sr.Fidelia,OP yang telah
memberikan pengalaman macam ini kepada kami para Novis. Sungguh pertemuan ini
telah memberikan peneguhan baru bagiku untuk menatap masa depanku di jalan
panggilan ini. Aku mengira malam mingguan
hanya milik bagi mereka yang sudah punya kekasih, tapi ternyata sebagai
biarawan-biarawati kami bisa juga merasakan pengalaman malam mingguan dan mengisinya dengan hal positif yang meneguhkan
panggilan dan juga menambah keakraban diantara kami.
Semoga berikutnya ada lagi acara
seperti ini lagi ya Romo...hehhehehe.....
Yogyakarta,
28 September 2014
The Pilgrim
Henrikus Prasojo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar