Minggu, 28 September 2014

Malam Mingguan OP-OMI

Kisah Novis OMI dan OP bermalam minggu bersama

          Sabtu, 27 September 2014 kami para novis OMI diajak untuk pergi malam mingguan bersama suster-suster novis OP di jalan Baciro, Yogyakarta oleh Romo Ant.Sussanto, OMI. Ajakan yang aneh, tapi ternyata menyenangkan. Sejak awal aku bertanya-tanya, “Apa jadinya Biarawan-biarawati malem mingguan bersama.”
          Acara diadakan di Novisiat suster-suster OP di jalan Baciro, Yogyakarta, lebih tepatnya di samping gereja paroki Baciro.
          Kami (Komunitas Novisiat OMI) berangkat dari Blotan menggunakan mobil. Karena tidak cukup untuk semua, Romo Santo, OMI dan Frater Alvin pergi menggunakan motor. Kami semua berangkat bersama pukul 15.30 WIB.
          Setibanya disana kami langsung disambut oleh suara-suara Sopran, Sopranino dan Alto para suster-suster. Beda sekali dengan suara kami yang rata-rata berwilayah Bass.
          Kegiatan kami yang pertama adalah, bersama-sama belajar membuat rosario sendiri. Bahan dan perlengkapan disediakan oleh Komunitas Novisiat OMI, dan tutorial diberikan oleh para suster OP. Seru sekali bisa punya rosario usaha dan buatan sendiri. Aku ingat seoarang temanku di SWB pernah melakukan ini sendiri (Fr.Bernard, Pr) hahaha
          Pukul 18.00 WIB kami mengadakan perayaan Ekaristi bersama. Ekaristi dipimpin oleh Rm.Santo,OMI dengan konselebran Rm. Sattu, OMI. Petugas koor dari Novisiat OMI ditambah dua orang suster novis OP, diiringi oleh Grup Keroncong Novisiat, membawakan lagu-lagu nuansa Keroncong dari Madah Bhakti.
          Seusai perayaan Ekaristi kami makan malam bersama di ruang makan. Saat itu tidak ada kecanggungan sama sekali. Kami saling berbagi cerita sambil makan dengan suasana yang sangat hangat. Keakraban cepat sekali terbangun diantara kami. Memang sebelumnya kami sudah saling kenal saat Kursus Gabungan Novis (KGN) baik bagi Novis I maupun Novis II.
          Yang paling ditunggu-tunggu adalah acara rekreasi bersama. Masing-masing Novis OMI sudah menyiapkan cerita lucu dan beberapa permainan yang biasa dimainkan bersama. Keceriaan saat itu sungguh sulit dilukiskan dengan kata-kata. Tidak mau kalah, para suster pun ada yang membawakan cerita lucu, ada juga menampilkan tarian daerah. Setiap ada yang tampil, semua tampil dengan cukup percaya diri dan tidak tampak adanya kecanggungan di antara kami semua baik Novis maupun para Formator
          Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan. Terima kasih kepada Rm.Santo,OMI dan Sr.Fidelia,OP yang telah memberikan pengalaman macam ini kepada kami para Novis. Sungguh pertemuan ini telah memberikan peneguhan baru bagiku untuk menatap masa depanku di jalan panggilan ini. Aku mengira malam mingguan hanya milik bagi mereka yang sudah punya kekasih, tapi ternyata sebagai biarawan-biarawati kami bisa juga merasakan pengalaman malam mingguan dan mengisinya dengan hal positif yang meneguhkan panggilan dan juga menambah keakraban diantara kami.
          Semoga berikutnya ada lagi acara seperti ini lagi ya Romo...hehhehehe.....

Yogyakarta, 28 September 2014
The Pilgrim
Henrikus Prasojo

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar