well, ada beberapa jenis Panggilan hidup...
tetapi yang ingin saya soroti adalah 2 hal berikut->Panggilan Membiara dan Panggilan Berkeluarga
Untuk mengetahui jalan panggilan hidup kita yang sebenarnya sungguh-sungguh tidak mudah.....Akan ada banyak pergejolakan hati antara iya dan bukan...Mungkin harus diperjelas kedua jenis yang sudah umum ini.
1. Panggilan Membiara
Panggilan membiara adalah mereka-mereka yang dipanggil secara khusus untuk hidup membiara. Sebagai contoh yang paling mudah adalah Imam(Pastor geg, Romo geg, Pater geg..haha). Ada juga Suster(bukan suster keramas ato suster ngesot atau suster rumah sakit yee), bruder. mereka dipanggil secara khusus untuk sungguh2 hanya berbakti kepada Tuhan dan membagikan kasihNya kepada sesama ciptaanNya. Panggilan jenis ini jarang peminatnya. karena jika menjalani panggilan macam ini, mereka harus melawan nafsu daging mereka yang padahal sudah ada sejak masa pubertas. Awal dari bibit yang sangat langka ini aneh-aneh. Peminat dari panggilan macam ini biasanya dari Putra-Putri Altar. banyak sekali alasan-alasan aneh begitu mereka semua ditanya "kenapa mau jadi pastur?" mereka dengan polosnya menjawab,"saya pingin minum anggurnya, Jubahnya keren, romo tuh ganteng2 siapa tau bisa ikutan ganteng." kedengarannya seperti sebuah alasan tidak bermotivasi kuat yang kita kira bukan bibit seorang calon "Romo." Disinilah peranan dari seminari menengah terlihat betul...kemauan-kemauan dari alasan-alasan yang 'konyol' itu diberi pupuk dan dipelihara, sehingga bibit panggilan yang ia rasakan tidak terbatas hanya pada alasan-alasan bodoh itu. Namun peranan seminari ini tidak lepas dari keterbukaan hati dari 'sang calon Romo' ini. jika ia mau dibina, maka alasan konyolnya pun berubah menjadi bibit panggilan yang subur, tetapi jika alasan konyol itu tetap dipertahankan, lalu masuk seminari ya sudah habis sudah panggilannya ketika melihat "7 bidadari cantik" wkwkwk.
sudah mengertikah? nah saya akan teruskan ke jalan panggilan yang kedua... ternyata begitu saya amati tidak memiliki perbedaan yang jauh....beberapa darinya memiliki kesamaan.
2. Panggilan Hidup Berkeluarga
Panggilan keluarga yaaaa, seperti sekolah, kuliah, bekerja, pacaran , menikah,berkeluarga dan beranak cucu.
saya akan langsung ke tahap 'pacaran.' sebenarnya awal dari bibit panggilan ini ada di tahap pacaran atau langsung menikah...kebanyakan sih dari pacaran kalaupun ada yang bilang g pacaran, sebenarnya pasti mereka pacaran walaupun sehari dua hari..haha. Awal yang aneh ketika ditanya,"kog mau sama dia?" Dia tu luthu(katanya sih bahasa gaul), dia tu baik, dia tu penyayang trus perhatian(kadang gombal sih) adalah bukan alasan-alasan yang bisa dijadikan fondasi kuat dalam hidup berkeluarga. Tapi begitu dijalani dan kedua pasangan saling membuka hatinya, mereka menjadi sehati sejalan dan sepikiran walaupun sang pasangan itu mukanya g cakep2 banget, akhirnya mereka menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Yang mereka butuhkan adalah yang bisa melengkapi kekurangan mereka, yang bisa saling melindungi dan terciptalah Bahtera Keluarga yang kuat dan tak tergoyahkan sebesar apapun badai yang menghadang mereka. tetapi jika alasan-alasan konyol(gombal) itu yang dipertahankan maka yang terjadi hanyalah pernikahan pisah rumah, tidak menikmati hidup, kekerasan dalam rumah tangga dsb....
Amatilah baik-baik......ada beberapa kesamaan dalam kedua jenis panggilan hidup yang sudah cukup umum di masyarakat ini....Panggilan hidup kita yang sesungguhnya kita ketahui di tahap kedewasaan kita muncul.......
selamat menikmati hidup all... hidup hanya 1x, pilihlah jalan panggilan yang benar dan jangan disia-siakan ^_^