Sabtu, 31 Maret 2012

Berjalan kembali


Gelap tlah berkurang, terang hampir menjelang.
Malam terakhir pekan liburanku telah berlalu
Bulan nan genit perlahan menyingkir
Berganti tempat dengan sang cahaya
Sekian ratus memori
Tercetak jelas dalam hati
Tak dapat hilang
Dalam kedipan mata
Cerita pun berlalu
Dan hatiku tegar menerima
Tersenyum sayu
Aku bernyanyi
"when somebody loved me
everything was beautiful
every hour we spent together
lives within my heart
and when she was sad
i was there to dry her tears
and when she was happy so was i
whe she loved me
through the summer and the fall
we had each other that was all
just she and i together like it was ment to be
(From Disney Toy Story 2)
Apa dayaku?
Pilihanmu, bukan pilihanku
Walau seribu luka ditubuhku
Asalkan bukan satu luka dihati
Aku berjalan menjauh
Mencari penghibur hati favoritku
Sekumpulan melodi
Tersusun menjadi Harmoni
Jalanmu adalah hidupmu
Terbentang jauh
Sama seperti ku
Namun tetap berbeda -__-v
Tak pernah ku paksakan senyumku
Senyumku slalu kuberikan
Karna aku pun senang
Diatas kebahagiaan teman-temanku
Mungkin,
Kau tak pernah tahu
Apa yang hatiku teriakan
Namun,
Engkau pasti tahu
Segala niat baikku
Hanya untukmu
Sahabatku............................
Waktuku telah habis
Namun waktu kita selalu berputar
Entah kapan, tapi pasti
Kita akan berjumpa kembali.........
Maka....
Izinkanlah aku.....
Bernyanyi Sekali lagi...
Untuk kamu.....
Sahabatku...........

All my bags are packed and ready to go
I'm standin' here outside your door
I hate to wake you up to say goodbye

But the dawn is breakin' it's early morn'
The taxi's waitin' he's blown his horn
Already I'm so lonesome I could die

So kiss me and smile for me
Tell me that you'll wait for me
Hold me like you'll never let me go

Cause I'm leavin' on a jet plane
Don't know when I'll be back again
Oh babe I hate to go

There's so many times I let you down
So many times I've played around
I tell you now they don't mean a thing

Every place I go I'll think of you
Every song I sing I'll sing for you
When I come back I'll bring your wedding ring

Now the time has come to leave you
One more time let me kiss you
Close your eyes I'll be on my way

Dream about the days to come
When I won't have to leave alone
About the times I won't have to say


Pilar Kehidupan

8 bulan kira-kira telah kujalani tempat hidupku yang baru. Pada awal masaku di seminari. Mereka memberikan empat buah pilar yang menjadi dasar hidup seorang seminaris. Sanctitas,Scientia,Sanitas,Societas. dengan bingung dan linglung aku mencoba mulai menjalani keempat buah pilar kehidupan itu secara perlahan. Setiap waktu kulewati, ada suka, ada duka terkadang duka yang menjadi suka atau suka yang menjadi semakin suka. Namun pembelajaran dari nilai sesungguhanya keempat pilar itu barulah kusadari. Keempat pilar ini adalah sebuah dasar hidup yang saling keterkaitan.

  1. Sanctitas->hidup rohani, sebuah relasi antara kita dengan Sang Pencipta
  2. Scientia-> hidup studi, sebuah rasa ingin tahu akan segala macam aspek kehidupan
  3. sanitas->hidup sehat, sebuah apresiasi terhadap hidup yang telah diberikan
  4. societas->hidup berkomunitas/sosial->sebuah relasi antara kita dan sesama baik keluarga atau orang sekitar kita.

Sanctitas, sebagai seorang manusia, kita tidak bisa dalam hidup kita sehari-hari dalam setiap detik berdoa dan berdoa, Tuhan tidak berkenan pada kita yang rajin berdoa namun tidak peduli terhadap sesama kita dan diri kita sendiri(unsur Sanitas dan Societas)

Scientia, dalam bahasa latin berarti ilmu pengetahuan, sebagai seorang manusia kita tidak bisa dalam hidup kita sehari-hari dalam hidup kita hanya belajar,belajar,belajar dan belajar. Maka rahmat Tuhan tak akan sampai pada diri kita. Unsur Sanctitas membantu kita mendekatkan diri dengan-Nya, sehingga dia memberikan rahmatnya kepada diri kita yang membutuhkan pertolongannya,namun sekali lagi rahmat itu tak akan datang tanpa unsur,(kebawah)

Sanitas,dengan hidup sehat menandakan kita mensyukuri segala nafas kehidupan yang telah diberikan Tuhan, dan dengan kondisi yang fit pula kita dapat belajar dan berdoa dengan baik, dan setiap waktu kita dapat menjalin hubungan dengan sesama kita(pada pilar Societas).

Societas sebagai wujud kepedulian kita terhadap sesama dan secara tak langsung kepedulian kita terhadap sesama ciptaan-Nya.Kita bersosial dengan sesama manusia dan bersama-sama memelihara hidup yang diberikan Tuhan dan juga memelihara kehidupan lain(alam) yang telah diciptakan-Nya pula. Allah senang jika kita hidup rukun maka setiap kasih yang kita berikan kepada sesama kita, maka Allah memberikan kasih-Nya kepada kita berlimpah-limpah sehingga dapat menunjang kehidupan kita dalam hidup sehat,dalam belajar dan dalam berdoa.

pilar ini hanyalah sebuah contoh.Keempat pilar ini harus dibawa dan dimiliki oleh setiap seminaris hingga akhir hidupnya sebagai imam. Namun saya juga tidak membagikan tulisan ini untuk orang-orang yang ingin hidup membiara. orang awam yang hidupnya diluar asrama atau biara dapat setiap hari menerapkan keempat pilar kehidupan ini. Sebagai contoh yang paling mudah, untuk kelas 6 atau kelas 9atau kelas 12 yang akan mengahadapi ujian akhir mereka demi masa depannya.keempat pilar ini adalah sebuah keseimbangan dan hampir 100 % hidup anda sekalian akan bahagia karena berlimpah rahmat dari Tuhan dalam studi maupun setiap pekerjaan dan aktivitas kalian masing-masing.

*SILAHKAN MENCOBA*

NB:tulisan ini hanya sebuah share sederhana dari pandangan yang sederhana pula. jika ingin mengetahui lebih dalam,BERGABUNGLAH...hehehehe(yang cowok aja loh,yg cewek ke susteran sono....mirip2 kog)hehehehe.

Sumber

-Pemikiran

-Pedoman Hidup Seminaris

-4 S Seminari Wacana Bhakti

nb:entry sama persis dgn yang ada catatan facebook yang telah dipostkan duluan

Panggilan Hidup

well, ada beberapa jenis Panggilan hidup...

tetapi yang ingin saya soroti adalah 2 hal berikut->Panggilan Membiara dan Panggilan Berkeluarga

Untuk mengetahui jalan panggilan hidup kita yang sebenarnya sungguh-sungguh tidak mudah.....Akan ada banyak pergejolakan hati antara iya dan bukan...Mungkin harus diperjelas kedua jenis yang sudah umum ini.

1. Panggilan Membiara

Panggilan membiara adalah mereka-mereka yang dipanggil secara khusus untuk hidup membiara. Sebagai contoh yang paling mudah adalah Imam(Pastor geg, Romo geg, Pater geg..haha). Ada juga Suster(bukan suster keramas ato suster ngesot atau suster rumah sakit yee), bruder. mereka dipanggil secara khusus untuk sungguh2 hanya berbakti kepada Tuhan dan membagikan kasihNya kepada sesama ciptaanNya. Panggilan jenis ini jarang peminatnya. karena jika menjalani panggilan macam ini, mereka harus melawan nafsu daging mereka yang padahal sudah ada sejak masa pubertas. Awal dari bibit yang sangat langka ini aneh-aneh. Peminat dari panggilan macam ini biasanya dari Putra-Putri Altar. banyak sekali alasan-alasan aneh begitu mereka semua ditanya "kenapa mau jadi pastur?" mereka dengan polosnya menjawab,"saya pingin minum anggurnya, Jubahnya keren, romo tuh ganteng2 siapa tau bisa ikutan ganteng." kedengarannya seperti sebuah alasan tidak bermotivasi kuat yang kita kira bukan bibit seorang calon "Romo." Disinilah peranan dari seminari menengah terlihat betul...kemauan-kemauan dari alasan-alasan yang 'konyol' itu diberi pupuk dan dipelihara, sehingga bibit panggilan yang ia rasakan tidak terbatas hanya pada alasan-alasan bodoh itu. Namun peranan seminari ini tidak lepas dari keterbukaan hati dari 'sang calon Romo' ini. jika ia mau dibina, maka alasan konyolnya pun berubah menjadi bibit panggilan yang subur, tetapi jika alasan konyol itu tetap dipertahankan, lalu masuk seminari ya sudah habis sudah panggilannya ketika melihat "7 bidadari cantik" wkwkwk.

sudah mengertikah? nah saya akan teruskan ke jalan panggilan yang kedua... ternyata begitu saya amati tidak memiliki perbedaan yang jauh....beberapa darinya memiliki kesamaan.

2. Panggilan Hidup Berkeluarga

Panggilan keluarga yaaaa, seperti sekolah, kuliah, bekerja, pacaran , menikah,berkeluarga dan beranak cucu.

saya akan langsung ke tahap 'pacaran.' sebenarnya awal dari bibit panggilan ini ada di tahap pacaran atau langsung menikah...kebanyakan sih dari pacaran kalaupun ada yang bilang g pacaran, sebenarnya pasti mereka pacaran walaupun sehari dua hari..haha. Awal yang aneh ketika ditanya,"kog mau sama dia?" Dia tu luthu(katanya sih bahasa gaul), dia tu baik, dia tu penyayang trus perhatian(kadang gombal sih) adalah bukan alasan-alasan yang bisa dijadikan fondasi kuat dalam hidup berkeluarga. Tapi begitu dijalani dan kedua pasangan saling membuka hatinya, mereka menjadi sehati sejalan dan sepikiran walaupun sang pasangan itu mukanya g cakep2 banget, akhirnya mereka menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Yang mereka butuhkan adalah yang bisa melengkapi kekurangan mereka, yang bisa saling melindungi dan terciptalah Bahtera Keluarga yang kuat dan tak tergoyahkan sebesar apapun badai yang menghadang mereka. tetapi jika alasan-alasan konyol(gombal) itu yang dipertahankan maka yang terjadi hanyalah pernikahan pisah rumah, tidak menikmati hidup, kekerasan dalam rumah tangga dsb....

Amatilah baik-baik......ada beberapa kesamaan dalam kedua jenis panggilan hidup yang sudah cukup umum di masyarakat ini....Panggilan hidup kita yang sesungguhnya kita ketahui di tahap kedewasaan kita muncul.......

selamat menikmati hidup all... hidup hanya 1x, pilihlah jalan panggilan yang benar dan jangan disia-siakan ^_^